.~”~.: YOU CAN SEE :.~”~.

chatting!!Kalo nggak ada chatter???

July 17, 2008 · Leave a Comment

Suatu hari saya lagi jalan ke warnet (SAT UNS)…tiba2 di sana OS-nya LINUX semua….(yahoo masengger nggak ada, pidgin jg g ada)
BUSEEEET…!!! padahal hari itu aku lg di tunggu pak Boss buat chatt bareng. trus linglung gituuuu…

Lalu operator si SAT UNS bilang, “mbak kalo nggak bisa (nggak ada-red) pake chatter. Mbak-e buka aja “www.meebo.com” . CLING!!!!!! mendadak dunia yang semula sempit jadi luas angin pun sepoi2..hehehe…
(more…)

Categories: Internet · chatting

friendster simalakama=sifriendsterkama

July 17, 2008 · Leave a Comment

fuih…dulu saya males bgt bkin fs (friendster-red). Tapi krn desakan orang terdekat akhirnya membuatlah saya fs. (mau ngunjungin fs kyu????hwehehehe).

tapi trus, ada temen saya mengeluh dengan fs-nya (sebut si A dan pacarnya si B). Katanya si B kalo d FS suka genit. Temen cewenya yang d FS banyak bgt,trus pake comment2nan tiap hari…ampe akhirnya tukeran no HP tanpa sepengetahuan si A.

hiks….kasihan yah…. and sekarang si A dan si B dah putus….trus si B punya pacar baru dari kenalannya d FS-nya si B.

banyak kasus seperti itu terjadi…

itulah fenomena yang tengah berkembang di kalangan remaja.
jika kemudahan teknologi tidak disertai dengan mental yang kuat…ya kaya gitu tuh…
———————————————————
jadi, friendster simalakam dong…
nggak bikin FS salah bikin FS juga salah, so… kamu mesti waspada!!! kalo doi d depan kamu kayanya manis2 ja…coba kamu cek FS-nya..pa dia juga manis ma yang lain??? kalo ya???kamu mesti waspada…yah…nggak usah berprasangka buruk dulu (kan belum mesti terjadi,hehehe)…tapi kamu cukup waspada ja…

ato kalo perlu kasih do’i kesibukan baru…ampe dia nggak sempet nge-net buka FS.ya g???tapi kalo kalian belum terlanjur, mending g usah punya FS ja deh…. SUMPAH!!! demi ketenangan hidup kalian. entah kamu jadi sebel gara2 FS bikin BT ato kamu jadi ketagihan nge-net terus ampe bokek???

Categories: Internet · friendster

Mengobati & Mengatasi Diare

July 17, 2008 · Leave a Comment

Nah,inget-inget si kecil pernah diare…
bundanya juga pernah diare…

ampe lemes…nih ku kasih resepnya biar nggak meri…(hihihi). nih juga hasil searching d mbah google. dapet d “organisasi.com”

——————————————————————————-

Tips dan Cara Mengobati & Mengatasi Diare / Mencret / Buang Air Besar – Pengobatan / Penyembuhan / Sembuh Penyakit Masyarakat

Terkadang kita sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa menghindarkan diri dari makanan yang tidak higienis atau bersih dari segala macam bibit kuman dan penyakit. Apabila kita makanan yang tidak higienis maka kita bisa terserang penyakit pencernaan yang salah satu akibatnya adalah diare atau mencret-mencret. Selain itu diare dapat disebabkan oleh keracunan bahan kimia dalam makanan, masuk angin, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan lain sebagainya.

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin / kentut dari dalam perut. Berikut di bawah ini adalah 4 (empat) teknik atau cara untuk menanggulangi diare atau mencret-mencret.

1. Minum Air Putih yang Banyak

Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.

Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.

2. Makan Makanan Khusus

Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.

Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.

3. Istirahat yang Cukup

Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.

4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat

Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.

————————————————————————–

demikian semoga bermanfaat, bagi bunda dan keluarga…(saya juga)…amien…

Categories: kesehatan

Kala Si Kecil Diare

July 17, 2008 · Leave a Comment

Aku punya keponakan, umurnya kurang dari 2 th…dia lincah sekali…lucu..crewet…pokoknya gemes pengen njitak;;;;hehehe (weh…tante yang seram..). tapi suatu ketika…Hilal (nama keponakanku-red) kena diare.. yah..terpaksa rasa gemas ku jadi berubah…sehingga q pengen cr tau..gmn caranya biar si kecil sembuh dan kembali wangi..hehehe..

trus aku search d google..ketemu deh..ma “mediaindonesia.com”
berikut ini bunyinya…

———————————————————————————
Terapi ini ditujukan untuk diare tanpa dehidrasi. Terapi ini dapat dilakukan dirumah, orang tua harus tahu beberapa hal terlebih dahulu agar dapat mencegah dehidrasi pada anaknya, yaitu :

  1. Memberikan cairan lebih banyak dibanding biasanya untuk mencegah dehidrasi. Larutan oralit dapat diberikan sebanyak 5-10 ml/kgBB setiap buang air besar cair sampai diare berhenti.
  2. Berikan makanan sesuai dengan usianya dengan cukup untuk mencegah gangguan nutrisi.
  3. Bawa ke petugas kesehatan secepatnya bila diare tidak membaik dalam 3 hari atau ditemukan tanda seperti :
    - Diare makin sering dan tinja makin cair
    - Semakin sering muntah, sehingga asupan makanan menjadi terbatas
    - Anak selalu merasa haus
    - Demam tinggi dan tinja berdarah

Terapi rencana B

Terapi ini ditujukan untuk diare dehidrasi ringn-sedang. Pada keadaan ini anak harus mendapat larutan oralit dan dipantau di pojok Upaya Rehidrasi Oral (pojok URO) atau runag rawat sehari (one day care). Larutan oralit diberikan sebanyak 75 ml.kgBB yang diberikan selama 3 jam dengan memantau kemajuan hidrasi.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian larutan oralit pada anak dengan dehidrasi ringan-sedang :

  1. Anak sebaiknya dipantau di ruang rawat sehari, sampai tidak terdapat tanda dehidrasi
  2. Berikan larutan oralit sedikit demi sedikit. Bila anak muntah, tunggu beberapa menit, selanjutnya berikan larutan oralit dengan perlahan-lahan
  3. Bila kelopak mata pada anak bengkak, hentikan pemberian larutan oralit dan ganti dengan air putih masak atau ASI atau susu formula. Setelah bengakk pada mata menghilang, berikan oralit sesuai terapi rencana A.
  4. Bila secara klinis terlihat intoleransi laktosa, ASI dapat diteruskan bergantian dengan air putih, sedangkan bayi yang mendapat susu formula dapat diberikan susu rendah laktosa.

Terapi rencana C

Pada terapi ini ditujukan untuk diare dengan dehidrasi berat. Pada kondisi ini, anak harus dirawat di rumah sakit dan mendapat cairan rehidrasi parenteral yang diberikan sebanyak 100cc/kgBB selama 6 jam pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun, dan 3 jam pada anak berumur di atas 1 tahun.

Ringer laktat adalah cairan rehidrasi parenteral yang telah dipakai secara luas. Pada diare dehidrasi berat, bila tidak mendapat ASI dapat juga diberikan susu formula bebas laktosa. Susu formula bebas laktosa memperlihatkan kegagalan terapi lebih rendah secara berarti dibanding susu formula normal yang rendah laktosa.

Categories: kesehatan